Tampilkan postingan dengan label Diagnosa LAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diagnosa LAN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Maret 2011

Serangan Logika Jaringan

1. Backdoor
Pintu belakang untuk masuk ke sistem yg telah berhasil d exploitasi oleh attacker. Bertujuan untuk jalan masuk lagi ke sistem korban sewaktu-waktu.
2. Back connect
Mendapatkan koneksi balik atau mengkonek-kan kompi korban ke kompi kita.
3. Bind
Membuka port pada kompi korban. Biasanya untuk tujuan backdooring. Bind umumnya disertai service-service yang langsung mengakses shell.
4. Bug
Kesalahan pada pemrograman yang menyebabkan sistem dapat dieksploitasi atau error dengan kondisi tertentu. Dalam web hacking, terdapat beberapa bug seperti RFI, LFI, SQLi, RCE, XSS, dll.

Kamis, 20 Januari 2011

DMZ (demilitarized zone)

  • Pengeritan 
    • Firewall DMZ – memberikan suatu segmentasi jaringan jika anda perlu hosting public resources seperti web server dengan aman
      Untuk menghubungkan jaringan private / business kita dengan jaringan public seperti jaringan Internet, tentulah kita harus mengatur aliran traffic paket dengan menggunakan perangkat Firewall yang diperkuat dengan policy keamanan. Dengan firewall, semua traffic dipaksa melalui satu check point tunggal yang terkosentrasi dimana semua traffic di kendalikan, di-authentikasi, di filter, dan di log menurut policy yang diterapkan pada firewall tersebut. Dengan cara ini, kita bisa mengurangi secara significant akan tetapi tidak menghilang kan traffic yang tidak kita harapkan yang akan mencapai jaringan private kita.

IDS (Intrusion Detection System)

  • Intrusion Detection System (disingkat IDS) adalah sebuah aplikasi perangkat lunak atau perangkat keras yang dapat mendeteksi aktivitas yang mencurigakan dalam sebuah sistem atau jaringan. IDS dapat melakukan inspeksi terhadap lalu lintas inbound dan outbound dalam sebuah sistem atau jaringan, melakukan analisis dan mencari bukti dari percobaan intrusi (penyusupan).

Proxy 1

  • Pengertian dasar proxy.Dalam pengertiannya sebagai perantara, bekerja dalam berbagai jenis protokol komunikasi jaringan dan dapat berada pada level-level yang berbeda pada hirarki layer protokol komunikasi jaringan. Suatu perantara dapat saja bekerja pada layer Data-Link, layer Network dan layer Transport, maupun layer Aplikasi dalam hirarki layer komunikasi jaringan menurut OSI. Namun pengertian proxy server sebagian besar adalah untuk menunjuk suatu server yang bekerja sebagai proxy pada layer Aplikasi, meskipun juga akan dibahas mengenai proxy pada level sirkuit.

Proxy Server

  Proxy server (peladen proxy) adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet.

Firewall

  • Firewall atau tembok-api adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah tembok-api diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dan jaringan lainnya

Konfigurasi PC Router (FreeBSD)

Membangun PC Router Menggunakan FreeBSD
Untuk membuat PC Router dengan FreeBSD terlebih dahulu kita harus mengumpulkan informasi mengenai skema alamat logikal dari jaringan yang ada. Sebagai contoh kita
asumsikan jaringan yang ada memiliki:
IP Addres Public = 210.100.12.130
IP Addres LAN = 192.168.12.65
Alamat jaringan LAN = 192.168.12.64 / 26
Router yang dibuat akan dilengkapi dengan Firewall menggunakan pf pada FreeBSD.
Jika menginginkan menggunakan iptables seperti pada Linux, kita dapat menggunakannya dengan menginstalasi iptables dari source.

Dedicated Router dan PC Router

  • Dedicated Router, yaitu perangkat jaringan yang memiliki fungsi sebagai router murni yang sudah didesain oleh vendornya masing – masing.
    • Router jenis ini sudah didedikasikan memang untuk menjadi murni router yang mengolah atau mengatur proses lalu lintas jaringan komputer yang terhubung kedalam router tersebut 
    • Fungsi Dedicated Router adalah sebagai router murni yang telah disetting dari vendor masing masing
  • PC Router,adalah perangkat pengatur lalu lintas data antar segmen jaringan yang berbeda dengan memanfaatkan Personal Computer sebagai device atau alatnya. Dengan perkataan lain PC Router adalah PC yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga memiliki fungsi layaknya sebuah router yang mengatur lalu lintas data

Router

  • Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI
  • Router memiliki fungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).
  • Cara kerja Router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP
source : http://id.wikipedia.org/wiki/Router

    Kamis, 21 Oktober 2010

    Hasil Analisa proses Pinging

    Tujuan 
    • Agar para siswa mengetahui respon keberhasilan atau kegagalan dalam proses ping
    • Agar para siswa dapat mempraktekan atau meng implementasikan proses pembelajaran pengalamatan komputer
    Pendahuluan
             Proses pengalamatan adalah proses yang bisa dibilang sangat penting dalam proses pengiriman dan penerimaan data, dalam proses pengiriman dan penerimaan ada 2 alamat yang dipakai 
    • Alamat Logika (IP Address)
    • Alamat Fisik    (MAC Address)
    Pada praktek kali ini siswa akan memakai IP sebagai titik percobaannya 

    Alat dan Bahan
    • 2 Unit PC yang bersistem operasikan windows  atau Linux
    • 1 cable cross over

    Langkah Kerja 

    • Lakukan 5 proses Ping yang menghasilkan 5 respon berhasil
    • Lakukan 10 proses Ping yang mengindikasikan bahwa proses ping tersebut gagal
    Hasil Eksperimen

          praktek IP


    Kesimpulan
    • Siswa dapat mengetahui indikasi dari proses ping antar komputer yang berhasil maupun yang gagal

    Kamis, 07 Oktober 2010

    Variabel Lenght subnetting

    Bahasan di atas merupakan sebuah contoh dari subnetting yang memiliki panjang tetap (fixed length subnetting), yang akan menghasilkan beberapa subjaringan dengan jumlah host yang sama. Meskipun demikian, dalam kenyataannya segmen jaringan tidaklah seperti itu. Beberapa segmen jaringan membutuhkan lebih banyak alamat IP dibandingkan lainnya, dan beberapa segmen jaringan membutuhkan lebih sedikit alamat IP.
    Jika proses subnetting yang menghasilkan beberapa subjaringan dengan jumlah host yang sama telah dilakukan, maka ada kemungkinan di dalam segmen-segmen jaringan tersebut memiliki alamat-alamat yang tidak digunakan atau membutuhkan lebih banyak alamat. Karena itulah, dalam kasus ini proses subnetting harus dilakukan berdasarkan segmen jaringan yang dibutuhkan oleh jumlah host terbanyak. Untuk memaksimalkan penggunaan ruangan alamat yang tetap, subnetting pun diaplikasikan secara rekursif untuk membentuk beberapa subjaringan dengan ukuran bervariasi, yang diturunkan dari network identifier yang sama. Teknik subnetting seperti ini disebut juga variable-length subnetting. Subjaringan-subjaringan yang dibuat dengan teknik ini menggunakan subnet mask yang disebut sebagai Variable-length Subnet Mask (VLSM).
    Karena semua subnet diturunkan dari network identifier yang sama, jika subnet-subnet tersebut berurutan (kontigu subnet yang berada dalam network identifier yang sama yang dapat saling berhubungan satu sama lainnya), rute yang ditujukan ke subnet-subnet tersebut dapat diringkas dengan menyingkat network identifier yang asli.
    Teknik variable-length subnetting harus dilakukan secara hati-hati sehingga subnet yang dibentuk pun unik, dan dengan menggunakan subnet mask tersebut dapat dibedakan dengan subnet lainnya, meski berada dalam network identifer asli yang sama. Kehati-hatian tersebut melibatkan analisis yang lebih terhadap segmen-segmen jaringan yang akan menentukan berapa banyak segmen yang akan dibuat dan berapa banyak jumlah host dalam setiap segmennya.
    Dengan menggunakan variable-length subnetting, teknik subnetting dapat dilakukan secara rekursif: network identifier yang sebelumnya telah di-subnet-kan, di-subnet-kan kembali. Ketika melakukannya, bit-bit network identifier tersebut harus bersifat tetap dan subnetting pun dilakukan dengan mengambil sisa dari bit-bit host.
    Tentu saja, teknik ini pun membutuhkan protokol routing baru. Protokol-protokol routing yang mendukung variable-length subnetting adalah Routing Information Protocol (RIP) versi 2 (RIPv2), Open Shortest Path First (OSPF), dan Border Gateway Protocol (BGP versi 4 (BGPv4). Protokol RIP versi 1 yang lama, tidak mendukungya, sehingga jika ada sebuah router yang hanya mendukung protokol tersebut, maka router tersebut tidak dapat melakukan routing terhadap subnet yang dibagi dengan menggunakan teknik variable-length subnet mask.

    sumber

    Subnetting / net masking

    Subnet mask adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID, menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar.
    RFC 950 mendefinisikan penggunaan sebuah subnet mask yang disebut juga sebagai sebuah address mask sebagai sebuah nilai 32-bit yang digunakan untuk membedakan network identifier dari host identifier di dalam sebuah alamat IP. Bit-bit subnet mask yang didefinisikan, adalah sebagai berikut:
    • Semua bit yang ditujukan agar digunakan oleh network identifier diset ke nilai 1.
    • Semua bit yang ditujukan agar digunakan oleh host identifier diset ke nilai 0.
    Setiap host di dalam sebuah jaringan yang menggunakan TCP/IP membutuhkan sebuah subnet mask meskipun berada di dalam sebuah jaringan dengan satu segmen saja. Entah itu subnet mask default (yang digunakan ketika memakai network identifier berbasis kelas) ataupun subnet mask yang dikustomisasi (yang digunakan ketika membuat sebuah subnet atau supernet) harus dikonfigurasikan di dalam setiap node TCP/IP.

    sumber

    Range Network

    Range Network secara bahasa artinya adalah Jarak Jangkauan Jaringan. Jadi maksudnya range network adalah jarak jangkauan suatu jaringan komputer.

    Adapun pengertian lain yaitu Range Network adalah ruang sebuah lingkup dari sebuah network yang terdiri atas tiga komponen,

    Network Address, Available Address/Usable Address, dan Broadcast Address.

    Network Address dan Broadcast Address tidak dapat digunakan sebagai alamat pada host. Hal ini dikarenakan keduanya mewakili network secara keseluruhan dalam komunikasiya.

    -Network Address
    -fungsi : untuk mewakili network ketika “penerimaan” paket data. Apabila paket data dikirimkan ke alamat ini maka asumsinya paket data ini dikirimkan ke seluruh network, bukan hanya ke satu host saja.

    -Broadcast Address
    -fungsi : mewakili network ketika “pengiriman” paket data. Jika paket data dikirimkan dari alamat ini, host penerima akan mendeteksi bahwa pengirimnya bukan satu host, melainkan dari satu network.
    Kedua alamat ini tidak dapat diberikan kepada host. Kalaupun dipaksakan untuk diberikan maka system akan menolak untuk menerapkannya.

    - Available Address adalah sekumpulan Alamat IP yang diterapkan sebagai alamat host.


    sumber

    Kamis, 30 September 2010

    IP Addressing

    •  Alamat Internet Protocol (IP address) adalah label numerik yang ditugaskan ke perangkat berpartisipasi dalam jaringan komputer yang menggunakan Internet Protocol untuk komunikasi antara perusahaan alamat IP nodes. melayani dua fungsi utama: host atau identifikasi antarmuka jaringan dan lokasi pengalamatan . Perannya telah ditandai sebagai berikut: "Nama menunjukkan apa yang kita cari alamat Sebuah menunjukkan dimana rute menunjukkan bagaimana menuju ke sana...

    • Versi IP
      • Versi 4 
        • Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host. sehingga bila host yang ada diseluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6 

      • Versi 6
        • Alamat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IP versi 6 adalah 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A    


    *sumber dan sumber
            




               

      Kamis, 23 September 2010

      Hasil Analisa Flow Control

      Flow Control

      Tujuan
      -        Agar siswa dapat mengetahui apa itu Flow Control
      -        Agar siswa dapat menjelaskan apa itu Flow Control
      -        Agar siswa dapat mengetahui proses Flow Control

      Pendahuluan
                  Flow Control adalah proses pengaturan kecepatan transmisi data agar tidak terjadi penumpukan data atau Bottle Neck. Flow Control biasanya terjadi pada NIC berkecepatan rendah atau koneksi berkecepatan rendah.

      Alat & Bahan
      -        1 perangkat Komputer atau Laptop
      -        Aplikasi ThroughPut (Wireshark)
      -        Koneksi Internet

      Langkah Kerja
      -        Aktifkan Komputer atau Laptop
      -        Aktifkan Aplikasi ThroughPut (yang saya gunakan adalah Wireshark)
      -        Setelah itu buka suatu web page di web browser.
      -        Lalu lakukan pengamatan terhadap throughput yan muncul di Wireshark.
      -        Pilih menu capture > Interface. Lalu pilih interface yang sedang aktif..
      -        Ambil salah satu sample yang akan diteliti proses flow control (misalnya sample dalam proses di www.wordpress.org).
      -        Amati setiap informasi yang ada. Lalu tetntukan bagaimana proses control bisa terjadi.

      Hasil Pengamatan




      Dari gambar di atas, hal ini menunjukkan suatu frame yang akan dikirim ulang karena terjadi kegagalan sebelumnya. Kejadian ini biasa terjadi karena ACK yang dikirimkan oleh node pengirim berisikan pesan kegagalan dalam mengirimkan frame yang sebelumnya dikirim. Pada gambar di atas terlihat informasi [RTO based on delta from frame: 23] yang menunjukkan bahwa pengiriman ulang ini untuk frame nomor 23 yang sebelumnya gagal dikirim kepada penerima.

      Capturan Flow Control

      Flow Control 


      Kehilangan data






      Kehilangan paket data






      Proses Duplikasi






      Proses negosiasi pendupliakatan




      Reasemmbling



      Flow Control

      Flow-control adalah suatu teknik untuk menjamin bahwa entitas pengirim tidak akan membanjiri data kepada entitas penerima. Entitas penerima secara khusus mengalokasikan buffer dengan beberapa kali panjangnya tansfer.

      Ketika data diterima receiver harus mengerjakan sejumlah proses tertentu sebelum mengalirkan data ke software dengan level yang lebih tinggi. Dengan tidak adanya flow-control maka buffer pada penerima dapat terisi penuh dan melebihi kapasitas, bersamaan pada saat penerima masih memproses data sebelumnya.

      Sebagai permulaannya maka kita menguji mekanisme flow-control dengan tidak adanya error, seperti ditunjukkan pada gambar yang menyertai postingan ini. Sumbu keatas adalah urutan waktu yang akan mempermudah dalam mengambarkan hubungan kirim dan terima yang benar sebagai fungsi waktu. Masing-masing tanda panah menunjukkan satu frame data yang sedang transit (dalam perjalanan) diantara dua stasiun. Data dikirimkan dalam urutan frame yang masing-masing frame berisi bagian data dan sejumlah informasi pengontrol.



      Diasumsikan bahwa semua frame yang dikirimkan berhasil diterima dengan sukses, tidak ada frame yang hilang dan tidak ada frame yang datang mengalami error. Selanjutnya frame-frame tersebut tiba bersamaan dengan dikirimkannya frame, bagaimanapun juga masing-masing frame yang dikirimkan sebelum diterima akan mendapat delay pada saluran yang besarnya berubah-ubah.

      Tipe Flow Control :
      • Network congestion
      • Windowing Flow control
      • Data Buffer


      Sumber:
      http://teknik-informatika.com/flow-control"
      http://en.wikipedia.org/wiki/Flow_control

      Handshaking proccess


      Langkah kerja :
      • Buka aplikasi through put / analisa jaringan (Wireshark)
      • Pilih Interface, klik Start
      • Buka Browser dan Ketik alamat yang akan dijadikan bahan penelitian
      • Buka kembali Wireshark
      • Lihat & Analisa proses Handshaking yang terjadi
      Hasil Praktek
       
      • Buka Aplikasi Wireshark


      • Pilih Interface dan klik Start


      • Buka Browser dan Ketik alamat yang akan dijadikan bahan penelitian
      •   Buka kembali Wireshark








        
      • Lihat dan analisa capturan tersebut
      Analisa Hasil Praktek

                                                      Sub Aplikasi

        
                                                      Gambar 1


      Pada Gambar 1, adalah proses handshaking pada sub aplikasi. Jika diistilahkan pada permainan olahraga badminton, sub aplikasi adalah satu game bukan satu match. Lihat pada frame nomor 52 dengan info : HTTP/1.1 200 OK (text/css), itu menandakan baru text/css saja yang diterima dari server.

      Aplikasi

                                                       Gambar 2











                                                    Gambar 3

       

                                                   Gambar 4





                                                    Gambar 5




                                                    Gambar 6



                                                    Gambar 7




                                                   Gambar 8


      Pada gambar 2 hingga gambar 8 menunjukkan proses handshaking sepenuhnya.

      *Klik gambar untuk memperjelas !








      Jumat, 17 September 2010

      tugas enkapsulasi

      Tugas Enkapsulasi capturan wireshark

      Enkapsulasi & Dekapsulasi

      enkapsulasi

      adalah proses pemadatan data menjadi satu paket data yang siap di kirimkan dengan kata lain enkapsulasi membuat satu paket data jaringan menjadi jenis data lainnya,terjadi ketika sebuah protokol yang berada pada lapisan yang lebih rendah menerima data dari protokol yang berada pada lapisan yang lebih tinggi dan meletakkan data ke format data yang dipahami oleh protokol tersebut

      dekapsulasi

      singkatnya adalah proses pelepasan header dari layer ke layer.